Bagaimana Sejarah Perkembangan Internet Di Indonesia?

72 View

Multimedialy.com – Perkembangan teknologi komunikasi sekarang tersebar luas dan tidak dapat dibatasi. Seiring dengan perkembangan ini semakin banyak orang yang melupakan sejarah lama.

Bagaimana proses komunikasi di negara kita tercinta adalah lama sebelum telepon atau SMS. Tentu saja kita membayangkan betapa sibuk dan lamanya mereka harus berkomunikasi jika terpisah jarak.

Nah, agar anda bisa lebih mengembangkan dan mengapresiasi sejarah teknologi kami, mengikuti sejarah komunikasi di Indonesia yang perlu kita ketahui. Lihat juga sejarah perdagangan di Indonesia

Perkembangan peradaban manusia dibarengi dengan perkembangan cara penyampaian informasi yang selanjutnya dikenal dengan teknologi informasi.

Teknologi Informasi ini berkisar dari gambar-gambar yang tidak signifikan di dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, hingga pengenalan dunia arus informasi yang dikenal sebagai internet.

1. Periode Prasejarah

Pada periode ini, Teknologi Informasi dan komunikasi manusia berfungsi sebagai sistem untuk mengenali bentuk. Mereka mengilustrasikan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya di dinding gua tentang berburu dan hewan buruan.

Pada saat ini, orang-orang mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan mereka, kemudian mengecatnya di dinding gua tempat mereka tinggal.

Awal komunikasi mereka di zaman itu hanya berkisar pada bentuk suara mendengus dan menggunakan gerakan tangan.

Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan suara dan gerak tubuh, seperti genderang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai sarana peringatan terhadap bahaya.

2. Surat

Korespondensi tampaknya merupakan cara pertama untuk berkomunikasi dengan pilihan pertama. Korespondensi telah terjadi sejak zaman kerajaan.

Mereka menggunakan banyak media untuk menulis surat karena masih kertas keras di zaman kuno. Media yang digunakan adalah kayu, daun hingga kulit binatang.

Teknologi korespondensi tumbuh begitu banyak sehingga Belanda sampai dan menguasai Indonesia. Ditambah dengan keaktifan beberapa kantor pos yang membuat korespondensi menjadi lebih lancar. Baca Juga Sejarah wayang di Indonesia

3. Telegraph

Pada tahun 1855 menjadi awal dari sejarah dimulainya fenomena Teknologi Telegraf baru. Pengirim pesan singkat yang hanya dapat digunakan menggunakan sandi morse sangat baik pada waktu itu.

Padahal awal mula telegraf dimaksudkan untuk mengirim pesan yang berkaitan dengan perang yang sangat rahasia. Sampai saat itu telegraf menjadi inspirasi tersendiri menemukan teleprinting dan telegram yang memudahkan orang untuk berkomunikasi.

4. Telepon

Teknologi Telegraf yang semakin meluas membuat permintaan masyarakat akan telegraf semakin tinggi. Hal ini menjadi latar belakang munculnya telephon di Indonesia.

Meskipun telepon telah ditemukan oleh alexander graham bell sejak tahun 1876, di Indonesia sendiri telepon baru digunakan setelah 6 tahun kemudian.

Dan lokasi pertama yang mendapat kehormatan mendapatkan saluran telepon adalah Gambir ke Batavia. Sejak itu, komunikasi Indonesia telah berkembang hingga hari ini.

5. Internet

Internet di Indonesia awalnya dimulai di ranah akademik dan kelompok hobi. Internet pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 sebagai proyek rahasia.

Sebagai jaringan, Internet hanyalah sebuah teknologi yang menghubungkan satu komputer ke komputer lainnya.

Teknologi lain yang membentuk dasar untuk apa yang kita kenal sekarang sebagai “Internet” adalah World Wide Web (www). Ini adalah media publikasi elektronik global yang dapat diakses melalui Internet.

Teknologi terbaru ini baru ditemukan pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. World Wide Web adalah media yang memungkinkan kita untuk menikmati berbagai konten di dalamnya seperti gambar, foto, video, surat kabar, radio, hingga televisi.

Di Indonesia, sejarah Internet umumnya mengacu pada disertasi Merlyna Lim yang ia pertahankan di Universitas Twente, Belada, @ Rchipelago Online: Internet dan aktivisme politik di Indonesia. Lim mengatakan, Internet di Indonesia awalnya muncul di ranah akademis.

Jaringan Internet pada awalnya merupakan proyek penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Indonesia.

Koneksi Internet pertama di Indonesia direkam oleh Joseph Luhukay pada tahun 1983 yang mengembangkan jaringan UINet (University of Indonesia Network) di kampus Universitas Indonesia.

Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia yang terkoneksi dengan jaringan internet global ketika UINet yang dikembangkan Luhukay secara resmi terkoneksi dengan jaringan internet global. Itu masih bernama UUNet pada tahun 1984.

Lim juga mencatat, di luar dunia kampus, Onno Purbo tercatat sebagai tokoh paling berpengaruh dalam perkembangan jaringan Internet di Indonesia.

Bersama dengan teman-temannya hobi aktivitas radio amatir, Onno mengembangkan jaringan komputer melalui frekuensi radio pada tahun 1993.

Motivasi Onno dan teman-temannya saat itu sedang mencari cara berkomunikasi murah di luar jaringan Telkom yang waktu itu memonopoli industri telekomunikasi di Indonesia.

Onno kemudian menerbitkan sejumlah artikel tentang cara membangun jaringan telekomunikasi murah melalui Internet.

Selanjutnya, perkembangan Internet di Indonesia yang semula merupakan kegiatan penelitian dan hobi bergeser ke ranah komersial ketika PT Indo Internet (Indonet) berdiri sebagai Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia pada bulan September 1994.

Setelah Indonet, hingga akhir tahun 1990 berdiri sejumlah ISP antara PT Rahardjasa Internet (Radnet) (1995), jaringan Wasantara yang dikembangkan oleh PT Pos Indonesia (1996), IndosatNet (1996), dan Telkomnet (1998).

Pada tahun 1998, menurut APJII (Asosiasi Penyedia Layanan Internet Indonesia) Data Pelanggan ISP di seluruh Indonesia tercatat hanya 138.000 pelanggan dengan perkiraan 512.000 pengguna Internet.

Namun, munculnya sejumlah ISP bukanlah faktor signifikan yang membuat internet tersebar luas di Indonesia.

Alasannya adalah bahwa ISP hanya dapat diakses oleh kelompok sosial tertentu di masyarakat yang memiliki komputer dan mampu membayar tagihan kredit telepon.

Menurut Lim, aktor penting penyebaran akses Internet di tahun-tahun awal perkembangan Internet di Indonesia adalah meluasnya “warnet” pada tahun 1996.

Leave a Reply

Your email address will not be published.